Angkat Bicara, Jika Belajar Di Sekolah Dihentikan


GOTVNEWS, TANJUNGPINANG - Pembelajaran tatap muka sesuatu kebijakan yang paling di tunggu oleh para siswa, guru, hingga orangtua, dimana dunia pendidikan bisa dikatakan vakum selama Pandemi melanda Dua tahun belakangan ini, namun beberapa hari belakangan ini , Pemko Tanjungpinang telah memberikan izin, bagi sekolah untuk memulai belajar tatap muka bagi siswa tingkat SD hingga SMP. Namun kegiatan proses belajar tersebut terancam batal untuk di lanjutkan, lantas, ini dia respon Guru hingga Orang tua murid, jika belajar di Sekolah kembali dibatalkan ??

Kegiatan pembelajaran tatap muka secara terbatas bagi siswa tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama, telah dimulai secara serentak di Kota Tanjungpinang sejak 18 hingga 23 Agustus, sebagai uji coba dalam penerapan belajar di Sekolah , yang kemudian akan dievaluasi dalam pelaksanaanya, kini aktivitas belajar di Sekolah tersebut terancam dibatalkan, lantaran Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menghimbau untuk menunda kegiatan tersebut, Disebabkan kekhawatiran dirinya, akan kasus terkonfirmasi positif, bila belajar tatap muka diberlakukan.

Menanggapi hal tersebut sejumlah orang tua murid hingga guru, angkat bicara, seperti yang disampaikan oleh salah satu orang tua murid, mengaku keberatan jika belajar di Sekolah dihentikan, Ia menilai proses belajar secara Daring kurang efektif, lantaran anaknya kerap kali kurang memahami materi yang diterimanya melalui Daring, terlebih sebagai orangtua, dirinya tidak memahami materi yang di pelajari oleh anaknya tersebut.

Orangtua lainnya juga memiliki pendapat, dan mengatakan sebagai masyarkat kecil hanya bisa patuh terhadap kebijakan yang di buat oleh pemerintah, namun ia merasa senang bisa dapat melihat anaknya kembali belajar di Sekolah.

Sementara itu, salah satu guru SMP Negeri berpendapat, dirinya mendukung pembelajaran tatap muka disekolah , namun ia menilai masih perlunya pembenahan dari sarana dan prasarana, yang belum maksimal di siapkan oleh setiap Sekolah.

Baca Juga : Dilarang Belajar Tatap Muka , Pemko Tetap Jalankan, Ini Alasanya

Dan ia berharap agar koordinasi antara pihak Sekolah hingga orangtua murid perlu di tingkatkan lagi, agar kegiatan PTM dapat berjalan maksimal.

Sementara guru lainnya, Eva berpendapat  dirinya mengikuti keputusan apapun yang dibuat oleh Pemerintah, ia meyakini aturan yang dibuat oleh Pemerintah sudah melawati berbagai pertimbangan, untuk kebaikan bersama.

Lebih lanjut ia berharap, agar dunia Pendidikan khusunya di Kota Tanjungpinang dapat kembali bangkit, walaupun wabah Pandemi Covid 19 yang masih berlangsung. (San)


Comments