Jelang Imlek Harga Cabai Makin Pedas, Akibat Faktor Cuaca Dan Gagal Panen
GOTVNEWS, TANJUNGPINANG - Menjelang perayaan tahun baru Imlek Tahun 2021, harga beberapa jenis cabai di Kota Tanjungpinang mengalami kenaikan, hingga 10 persen dari harga sebelumnya. Baik cabai dari pulau Jawa maupun cabai produksi lokal pulau Bintan.
Hal ini diakui salah satu pedagang di Pasar Baru I, Putri menyebutkan, harga cabai merah dari pulau Jawa saat ini naik, dari harga awal Rp.50.000 menjadi Rp.60.000 per kilogram.
Putri juga menyebutkan, kenaikan harga cabai merah juga diikuti beberapa jenis cabai lainnya seperti cabai kering yang awalnya sekitar Rp.65.000 menjadi Rp.75.000 per kilogram. Kenaikan ini diduga akibat adanya kenaikan harga kargo pengiriman melalui kapal dan pesawat dari daerah pulau Jawa, serta ditambah adanya cuaca buruk sejak awal tahun lalu.
Selain adanya kenaikan harga cabai dari pulau Jawa, harga cabai lokal juga mengalami kenaikan, seperti harga cabai hijau yang berasal Kabupaten Bintan, yang awalnya sekitar Rp.30.000 hingga Rp.50.000 pada bulan lalu, kini menjadi Rp.60.000 per kilogram, kenaikan ini terjadi sejak musibah banjir melanda pulau Bintan beberapa waktu lalu.
Hal ini diakui pedagang lainnya, Bambang, yang juga mengeluhkan turunnya minat pembeli, pasca kenaikan harga cabai ini.
Dari kenaikan harga cabai saat ini, untuk harga cabai rawit dari pulau Jawa maupun lokal tidak mengalami kenaikan, yakni masih berkisar Rp.95.000 untuk cabai rawit pulau Jawa, dan Rp.100.000 untuk cabai rawit lokal.(Drl)


Comments