Pemko Tanjungpinang Operasikan Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak
GOTVNEWS, Tanjungpinang - Pemko Tanjungpinang resmi mengoperasikan Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak, Selasa (20/12/2022) siang.
Pengoperasian Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak sebagai upaya perlindungan kepada kaum perempuan dan anak di Kota Tanjungpinang.
Inilah suasana peresmian Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), yang diresmikan langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang, Rahma didampingi oleh jajarannya.
Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak ini merupakan bagian dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) PPA, DP3APM Tanjungpinang. Fasilitas ini terletak di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Sei Jang.
Fasilitas yang dimiliki Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak ini antara lain pembinaan, penyuluhan kesehatan, hingga bantuan pendampingan hukum bagi perempuan dan anak.
Gedung UPTD PPA ini merupakan fasilitas pertama yang dimiliki Pemkot Tanjungpinang, sebelumnya penanganan kasus masih dilimpahkan ke UPTD tingkat Provinsi Kepri.
Saat ini dengan adanya UPTD PPA milik Pemkot Tanjungpinang ini, diharapkan dapat menuntaskan dan menekan kasus kekerasan pada perempuan dan anak di Kota Tanjungpinang kedepannya.
Wali Kota Tanjungpinang, Rahma berharap agar perempuan dan anak di Tanjungpinang tidak sering mendatangi fasilitas ini, yang mana artinya kasus kekerasan pada perempuan dan anak berhasil ditekan.
"Saya harap para perempuan dan anak di Tanjungpinang tidak sering - sering kesini, meskipun ini kita siapkan sebagai fasilitas bantuan hukum dan konseling," tegas Rahma.
Sementara itu, Kepala DP3APM Tanjungpinang, Rustam menyebutkan, tahun 2022 ini ada penurunan kasus sebanyak 10 persen kasus kekerasan pada perempuan di Tanjungpinang, namun terjadi peningkatan dalam kasus kekerasan pada anak sebesar 10 persen.
Dengan hadirnya Rumah PPA ini diharapkan dapat semakin menekan dan mencegah lajunya kasus.
"Ada penurunan kasus pada kekerasan terhadap perempuan, namun ada pula peningkatan kasus kekerasan pada anak tahun ini, kita akan terus menekan kasus ini melalui UPTD ini," jelas Rustam.
Untuk melayani masyarakat, UPTD PPA menyiapkan 3 orang Psikolog dan sejumlah petugas yang siap melayani keluhan dan laporan masyarakat, khususnya dalam permasalahan perempuan dan anak.(Drl)


Comments